Sejarah Singkat Tentang Android



Saat pertama kali dirilis, Android ditargetkan untuk dapat digunakan pada perangkat kamera digital. Namun akhirnya, para pembuat Android tersebut memiliki pendapat lain bahwa pasar untuk penjualan kamera digital tidaklah terlalu besar peminatnya. Jadilah mereka memutuskan Andriod yang kemudian digunakan pada perangkat ponsel yaitu smartphone karena ternyata ponsel memiliki peminat yang lebih banyak.

Sekitar tahun 2004, Android kemudian dipasarkan sebagai salah satu saingan bagi smarphone dengan basis Symbian dan juga Windows Mobile. Pada saat itu, perusahaan sedang kesulitan untuk mencari investor yang pada akhirnya dengan berbagai usaha, Android berhasil mendapatkan dana sebesar $10.000 dari seseorang bernama Steve Perlman.

Android adalah sistem operasi yang berhasil diakusisi oleh Perusahaan Google pada sekitar bulan Juli tahun 2005. Pada saat itu, Google memberikan mahar pada Android sebesar $50 juta. Akhirnya, para pendiri Android bergabung dengan Google untuk memimpin proyek Android yang satu ini. Google membeli Android dengan membuat prototipe.

Sebagai tambagan informasi, prototipe tersebut adalah sebuah smartphone yang memiliki keyboard layaknya seperti pada Blackberry atau biasa disebut dengan Qwerty Keypad. Setelah itu, pada tahun 2007 secara mengejutkan perusahaan Apple mengeluarkan iPhone dengan desain smartphone yang seluruh layarnya menggunakan layar sentuh, termasuk keyboard layar sentuh. Akhirnya, Android harus memikirkan ulang mengenai desain menarik untuk menyaingi Apple.

Akhirnya, sejak tahun 2010 sampai saat ini Android mengambil alih pangsa pasar smartphone menyaingi Apple. Alasan mengapa Android menjadi sistem operasi yang dapat terhitung cepat menyaingi Apple adalah karena harga dan juga sistem operasinya yang tersedia gratis bagi perusahaan yang ingin menggunakannya.

Sumber : https://bootup.ai/blog/apa-itu-android-pengertian-kelebihan/

Comments

Popular posts from this blog

Kelemahan Android

Update dan Upgrade sistem operasi Android